Kultum : Pentingnya belajar


Assalamualaikum Warahmatullahi wa Barakaatuh
Innal hamda liLLAH, nahmaduHU wa nasta’inuHU wanastaghfiruHU, Wa na’udzubiLLAHi min syururi anfusina wamin sayyi’ati a’malina, maY yahdihiLLAH fala mudhillalah, wa may yudhlil hu fala hadiyalah
Asyhaduallailahailallah wa asyhaduanna muhammadan rosulullah

Bapak ibu guru, Adik-2 mhs ppl dan khususnya anak2 sekalian yang dirahmati Allah.
Alhamdulilah hingga hr ke-12 di bulan suci Ramadhan ini kita masih diberikan kekuatan untuk menjalankan amalan2 di bulan suci ini,
Di tengah2 kesibukan kita menjalankan ibadah ini, hal yang tidak dapat kita tinggalkan adalah kewajiban untuk belajar sebagaimana hadist yang sudah sering kita dengar tholabul ilmi faridothun ala kuli muslimin wal muslimat. Bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki dan perempuan. Sejak kita dilahirkan ke bumi hingga ajal menjemput kita mempunyai kewajiban untuk terus belajar. Jangan sampai karena kita puasa kemudian dijadikan alasan untuk tidak beljar, jangan sampai karena kalian masih SMP kemudian usia dijadikan alasan untuk tidak belajar. Apalagi pada usia-usia SMP adalah masa yang paling tepat karena pertumbuhan sel otak yang amat pesat.
Al Qur’an merupakan sumber dari segala ilmu pengetahuan. Karena apa karena Ayat Al Qur’an yang pertama-tama turun bukanlah perintah untuk sholat, puasa atau zakat tetapi perintah untuk membaca seperti yang tersurat dlm surat al-alaq ayat 1.
“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menjadikan. Yang menjadikan manusia dari Alaq. Bacalah dan Tuhanmu yang mulia, yang memberi ilmu dengan pena, memberi ilmu kepada manusia tentang hal-hal yang tidak mempunyai ilmu tentang itu.” (QS. Al Alaq: 1-5).
Jadi jelaslah bahwa ayat yang pertama diturunkan adalah perintah untuk membaca. Ayat kedua tentang kejadian manusia yang harus kita selidiki dan pelajari dengan seksama, sedangkan yang ketiga ayat tentang kemuliaan Allah yang harus kita dalami sehingga kita benar-benar menjadi orang yang bertakwa. Ayat ke empat dan ke lima jelas sekali memperlihatkan tentang pentingnya ilmu pengetahuan.
Dari ayat-ayat tersebut di atas kita dapatkan suatu perintah untuk belajar ilmu dengan kalam.
Jelas bahwa ayat di atas tidak hanya memerintahkan membaca, tetapi juga menulis. Dan ayat di atas juga menunjukkan bahwa ilmu itu datang dari Allah SWT sebagai tanda kemuliaan dan ketinggian ilmu-Nya.
Tidak diragukan lagi bahwa Al Qur’an merupakan peletak dasar kemajuan Ilmu Pengetahuan dan teknologi. Namun tanpa kegiatan berpikir dan penelitian serius umat manusia tidak dapat menemukannya. Seiring dengan kegiatan berpikir ini maniusia dituntut memiliki kesadaran.
Perintah Allah untuk belajar banyak termuat dalam Al Qur’an yang senantiasa mengakhiri ayat-ayat sainsnya dengan kata sejenis: afala takkilun, afala tatafakarun. Tidakkah kamu mengingat-ingat, Tidakkah kamu berpikir, Tidakkah kamu berakal ? dan sebagainya
Kandungan Al quran tentang ilmu pengetahuan menduduki tempat pertama karena di sana ditemukan lafadz ilmu sebanyak 160 kali. Al Qur’an yang terdiri dari 6236 ayat, 750 diantaranya berhubungan dengan alam dan ayat-ayat ilmiah. Sedangkan sisanya mencakup masalah syari’ah (hukum), mu’amalah, ibadah, akidah, tauhid, pemikiran dan kisah para nabi dan rasul terdahulu.
Anak-anak sekalian yang dirahmati Allah
Mana yang lebih penting kita pelajari ilmu dunia ataukah akherat?
Sebuah hadist diriwayat Thabrani menjelaskan bahwa :
‘Barangsiapa menginginkan kebahagiaan dunia maka ia harus mencapainya dengan ilmu; barangsiapa menginginkan kebahagiaan akhirat maka ia harus mncapainya dengan ilmu, dan barangsiapa menginginkan kebahagiaan kedua-duanya maka ia harus mencapainya dengan ilmu.”
Pastinya kita menginginkan kebahagiaan dunia dan akherat.

Dalam Surat ali imron 190, yang artinya Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta silih bergantinya siang dan malam ada tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berilmu.
Ayat ini menunjukkan bahwa semakin kita mempelajari ilmu alam ini, kita akan semakin meyakini kebesaran dan keagungan Allah SWT.
Sebagaimana pula yang difirmankan Allah dalam surat Saba’-6 yg artinya : Dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan, mengetahui (dengan yakin, bahawa keterangan-keterangan) yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu (mengenai hari kiamat dan lain-lainnya) itulah yang benar serta yang memimpin ke jalan Allah Yang Maha Kuasa, lagi Maha Terpuji. (Saba-6)

Anak-anak sekalian yang dirahmati Allah
Mu’adz bin Jabal r.a berkata ;
Belajarlah ilmu karena ; belajar itu hasanat (kebaikan) dan mencari ilmu itu ibadat, dan
mengingatinya sama dengan tasbih, dan menyelidikinya sama dengan jihad, dan
mengajar kepada yang tidak mengetahui itu sedekah,sebab ilmu itu jalan untuk mencapai tingkat-tingkat ke syurga.
Dan ia yang menghibur sewaktu bersendirian dan kawan dalam pengasingan, dan kawan dalam kesepian, dan penunjuk jalan kesenangan, penolong menghadapi kesukaran, dan
keindahan di tengah-tengah kawan, dan senjata untuk menghadapi musuh. dengan ilmu tersambung hubungan kerabat, dan dikenal halal dari haram, dan
ilmu itu penuntun amal, Allah meninggikan derajat beberapa golongan dengan ilmu itu sehingga dijadikanya pimpinan yang dapat diikuti jejak mereka, ditiru perbuatan mereka,
Malaikat suka berkawan dengan mereka, dan mengusap-usap mereka dengan sayapnya dan didoakan oleh semua benda basah maupun yang kering, dan ikan-ikan di laut dan semua serangga, dan binatang-bintang buas di darat dan laut dan semua ternak.
Sebab ilmu itu dapat menghidupkan hati dan kebodohan dan pelita dari kegelapan dan
kekuatan dari segala kelemahan dan alat untuk mencapai derajat abrar dan yang baik-baik di dunia dan di akhirat
Anak-anak sekalian yang dirahmati Allah
Marilah kita luruskan niat kita dalam belajar, karena belajar intinya adalah harus berubah, Berubah dari tidak tahu menjadi tahu, dari kesombongan menjadi kerendahan hati, dan kebaikan2 yg lain. InsyaAllah dengan belajar akan dapat merubah nasib kita, nasib keluarga kita, nasib sekolah kita, dan nasib bangsa kita.

Demikian yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat dan Allah mengabulkan harapan kita. Bilahitaufik wal hidayah. Wassalamualaikum Warahmatullahi wa Barakaatuh

Posted on 05/01/2012, in Agama. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: